Monday, October 6, 2008

ABERTURA ANO AKADEMIKU 2009

Atu hahu tinan akademiku 2009, alunos no professores sira tenke cumpri ordem eskola nian atu kolobora diak ba prosesu aprendizagem , Cecilia Assis kasu lia hirak ne’e ba Journalista sira wainhira loke abertura ba ano akademiku 2009 nian iha escola pre secundaria no.3 vila – nova , Baucau 6/10.

Representate ministru ne’e afima mos katak, ohin ba oin ano akademiku la’o normal hanesan baibain, husu ba professores sira atu halo kna’ar ida ne’e ho diak hodi hatudu sira nia profesionalismo hodi bele servi nasaun liu husi atividades nebe sira halo lor-loron. husu ba professores sira atu labele halo violasaun iha escola tamba escola hanesan fatin nebe atu aprende, ba estudante mos atu labele halo violasaun hasoru professores sira. ne’e hatudu katak hotu-hotu hatene nia dever, hatene nia funsaun atu halao sira nia atividades tuir normas no regras nebe iha.

Iha tempu hanesan Inspectur Regional I, Manuel Oliveira hato’o mos katak, objetivo ba abertura ne’e hatudu ba ema hotu-hotu katak dia 6 de outubro ofisialmente ano akademiku 2009 comesa hahu, aban ba oin atividades aprendizagem iha escola tomak lao normal hanesan bai-bain.

Manuel hatutan mos katak, parte inspesaun regional husu ba Publiku liu-liu ba direitor da escola, professores sira, no estudante sira, atu ema hotu kumpri hodi la’o tuir regras atu ativo nafatin iha prossesu ida ne’e, tamba aprendizagem hanesan tempu dedikasaun ba futuro nebe diak.

Thursday, October 2, 2008

Dituduh Selingkuh, Istri Dibakar Suami


Seorang suami tega membakar istrinya dengan bensin. Perilaku keji sang suami berlangsung di depan rumah orangtua korban di Bogor, Jawa Barat, baru-baru ini. Diduga cemburu menjadi latar belakang tersangka tega membakar istrinya.

Tersangka Parlan Gutam Siregar mengaku kesal pada istrinya, Lela Maesaroh. Pasalnya Lela telah berselingkuh dengan seorang tukang ojek. Istrinya juga dituduh menelantarkan keempat anaknya. Akibatnya anak-anaknya tidak ada yang bersekolah.

Keterangan tersangka dibantah korban. Menurut Lela, dirinya harus mencari kerjaan sambilan karena suaminya jarang pulang dan jarang memberi nafkah. Selain itu korban mengaku sering diancam dan disiksa suaminya sehingga memutuskan kabur dari rumah.

Kini, Lela dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Ciawi. Sekujur tubuhnya menderita luka bakar yang cukup serius. Sementara itu untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka mendekam di sel tahanan Polsek Babakan Madang

Konjen Australia Peringati Tragedi Bom Bali II

Konsulat Jenderal Australia menggelar peringatan tragedi bom Bali II di Kantor Konjen Australia di Denpasar, Bali, Rabu (1/10). Penjagaan ketat tampak mewarnai kegiatan tersebut. Selain memeriksa lingkungan, pasukan gegana juga memeriksa setiap tamu dan memblokade jalan di kawasan itu.

Selain keluarga korban, peringatan juga dihadiri Konjen Kedutaan Jepang dan Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika. Mereka melaksanakan doa bersama guna mengenang tragedi yang terjadi 1 Oktober 2005 itu. Keluarga korban berharap peledakan bom tak terulang kembali, mengingat hanya menyisakan duka dan kepedihan bagi orang lain

Myanmar Tahan Mantan Wartawan Terkemuka

Junta militer Myanmar menahan seorang mantan wartawan terkemuka dan anggota gerakan oposisi pro-demokrasi pimpinan Aung San Suu Kyi. Polisi menangkap Ohn Kyaing dari rumahnya, Rabu (1/10) petang, kata juru bicara Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), Win Naing. "Kami belum tahu mengapa ia ditahan," kata Win.

Pria berusia 64 tahun itu adalah ketua komite bantuan topan NLD, yang dibentuk setelah Topan Nargis menghantam daerah delta barat daya negara itu Mei lalu. Ohn Kyaing meraih kursi parlemen dalam pemilu tahun 1990 yang dimenangi dengan suara mayoritas besar oleh partai yang dipimpin Suu Kyi, tetapi junta menolak mengakui hasil itu.

Ia ditahan setelah pemilu karena tulisan-tulisannya, bersama dengan para penulis lainnya dari kelompok pro demokrasi itu, dan dipenjarakan sampai tahun 2005.

Para saksi mata mengatakan dia dikunjungi dokter Kamis siang, dua pekan setelah kunjungan terakhirnya. Dokter Tin Myo Win berada selama empat setengah jam di rumahnya pada 14 September ketika ia menolak jatah makanan hariannya sejak 16 Agustus.

Ia menolak bertemu dengan siapapun kecuali pengacara dan dokternya sejak awal Agustus. Dia juga menolak berbicara dengan utusan PBB Ibrahim Gambari yang datang ke Myanmar dan dengan perwira penghubung junta, Menteri Perburuhan Aung Kyi

Mari Alkatiri Puji Duet SBY-JK


JAKARTA, KAMIS - Wacana majunya kembali pasangan SBY-JK dalam pemilihan presiden mendatang enggan dikomentari oleh mantan Perdana Menteri Timor Leste Mari Alkatiri. Mari merasa tak perlu banyak berkomentar mengenai penilaian kinerja dan kans SBY-JK dalam pilpres mendatang.

"SBY-JK adalah sahabat saya terutama ketika bekerja sama dalam konferensi di Bali dan saya bahagia mengetahui mereka. Tapi apakah mereka dipilih, itu urusan orang Indonesia bukan oleh Timor Leste," ujar Mari usai bertemu dengan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin di Jakarta, Kamis (2/10).

Terkait hubungan bilateral dengan Timor Leste, Mari mengatakan tak memiliki beban apapun ketika siapa saja yang terpilih nanti menjadi orang nomor satu di Indonesia. Namun demikian, Mari tetap memuji kinerja SBY-JK dalam mengusahakan hubungan bilateral dengan Timor Leste.

"Siapapun yang akan terpilih jadi pemimpin saya pikir akan memberikan yang terbaik untuk hubungan kedua negara namun SBY dan JK saat ini memang memiliki kontribusi yang besar kepada hubungan Indonesia dan Timor Leste saat ini," demikian Mari Alkatiri. (LIN)

Wednesday, October 1, 2008

Seks Membara Untuk Ayah Bunda


Bagi pasangan yang sudah memiliki anak, bisasanya kehidupan seks tidak lagi seindah dulu. Karena prioritas utama sudah sepenuhnya diberikan kepada buah hati tercinta, hingga tanpa disadari kehidupan seks dengan pasangan menjadi satu hal yang terabaikan.

Padahal yang satu ini tetap menjadi hal penting yang harus dijaga, agar kemesraan dengan pasangan tidak menjadi pudar. Jadi, sesibuk apapun Anda dengan pekerjaan kantor dan mengurus anak, berhubungan seks dengan pasangan harus tetap masuk di dalam agenda harian.

Cobalah langkah-langkah yang dipilihkan media perempuan berikut ini, agar kehidupan seks dengan pasangan bisa kembali bergairah tanpa mengabaikan si buah hati.

Bangun kembali kemesraan yang sempat meredup, dengan ciuman lembut di pagi hari misalnya. Usapan lembut di kepala bagi kebanyakan wanita akan membuatnya merasa nyaman, jadi coba minta suami Anda melakukannya. Ini bisa jadi permulaan yang bagus, selanjutnya tinggal Anda dan suami yang memutuskan ingin melompat kemana.

Sejenak lupakan urusan anak, walaupun sulit namun harus dicoba. Bicarakan hal-hal lain yang biasanya sering Anda dan pasangan lakukan dahulu. Hal-hal menarik yang bisa membuat Anda berdua merasa dekat dan mesra.

Pikirkan hal-hal yang kreatif. Misalnya, minta tolong pengasuh untuk mengajak si buah hati jalan-jalan mengitari daerah perumahan Anda untuk beberapa waktu. Setelah itu, Anda dan pasangan bisa memanfaatkan "kekosongan" tersebut untuk bercinta. Terkadang "quickie express" bisa membuat gairah lebih membara.

Lakukanlah hal spontan dengan suami tercinta. Misalnya, di malam hari ketika si buah hati sudah tertidur, ajak suami untuk memanfaatkan keheningan malam dengan bercinta di ruang tamu. Dijamin sensasinya akan sangat berbeda.

Terakhir yang harus dilakukan adalah berpikir realistis, bahwa seks merupakan sebuah kebutuhan, jadi tubuh Anda pun akan memberikan sinyal-sinyal disaat membutuhkannya. Jadi, jangan pernah abaikan ini, agar kebutuhan pribadi bisa terpenuhi dan yang paling penting adalah kemesraan dengan pasangan tidak hilang walaupun si kecil telah hadir.

DRIVEN An online journal detailing the ups and downs of working for a local NGO in Dili, East Timor.

I dropped my father off at the airport on Sunday after five weeks of rolling around Dili and neo-hippie-watching, emulating, in Ubud. Before he flew we decided to head down to Tasi Tolu* to check out the new statue of João Paulo II and the reportedly $7 million road leading to his bronze feet.

The statue sits on top the last little peak of the ridge line that curves around the three salty ponds – fused now with the season’s rains into two – that give the area its name. The Pope is about a quarter the height of Cristo Rei, and with his confounding-ly boxy body, petite head and lower perch, he lacks the Rio-of-Asia oomph of his savior just visible to the east. Unfinished, when we visited the bronze likeness wore a sash of blue tarp, its face obscured with a white plastic bag.

Up atop the next small peak, in the white sunlight of midday, we squinted west as an Anteater truck unload sludge into the treatment ponds, scanned north to the reef at Dili rock, Atauro, and then looked east to the cemetery above Mustang’s house and over to the fuzz of smoke indicating the center of Dili. Shots from the firing range below went pop pop pop as we talked about what the weather would be like back home, summers at the farm